ILMU BUDAYA DASAR
Kelompok V
Nama : Atikah Afritanti 11214191
Fairuz Khairunnisa 12218413
Fariz Rheza M. 12218562
Riska Pebrianti 16218226
Rivaldo Marcellino A. 16218252
Kelas :
1EA 24
Budaya Indonesia
Budaya Indonesia adalah
seluruh kebudayaan nasional, kebudayaan lokal, maupun kebudayaan asal asing
yang telah ada di Indonesia sebelum Indonesia merdeka pada tahun 1945. Istilah
kebudayaan merupakan tejemahan dari istilah culture dari bahasa Inggris. Kata
culture berasa dari bahasa latin colore yang berarti mengolah, mengerjakan,
menunjuk pada pengolahan tanah, perawatan dan pengembangan tanaman dan ternak.
Upaya untuk mengola dan mengembangkan tanaman dan tanah inilah yang selanjutnya
dipahami sebagai culture.
Sementara
itu, kata kebudayaan berasal dari bahasa sansekerta, buddhayah yang merupakan
bentuk jamak dari kata buddhi. Kata buddhi berarti budi dan akal. Kamu besar
Bahasa Indonesia mengartikan kebudayaan sebagai hasil kegiatan dan penciptaan
batin (akal budaya) manusia seperti kepercayaan, kesenian, dan adat – istiadat.
Hasil
Budaya Indonesia
1. Bali
Pulau Bali merupakan salah satu pulau yang ada di
Indonesia yang menyediakan beberapa tempat wisata yang sangat unik dan indah,
namun bukan hanya menawarkan keindahan-keindahan tempat wisata saja, tetapi
Pulau Bali ini menawarkan Kebudayaan Bali yang sangat banyak sekali
kategorinya.
·Rumah
Adat Bali
Menurut Filosofi masyarakat Bali, kedinamisan dalam hidup akan
tercapai apabila terwujudnya hubungan yang harmonis antara aspek pawongan,
palemahan, dan parahyangan. Untuk itu, pembangunan sebuah rumah harus meliputi
aspek-aspek tersebut atau yang biasa disebut ‘’Tri Hita Karana’’. Pawongan
merupakan para penghuni rumah. Palemahan berarti harus ada hubungan yang baik
antara penghuni rumah dan lingkungannya. Pada umumnya, bangunan atau arsitektur
tradisional daerah Bali selalu dipenuhi hiasan, berupa ukiran, peralatan serta
pemberian warna. Ragam hias tersebut mengandung arti tertentu sebagai ungkapan
keindahan simbolsimbol dan penyampaian komunikasi. Bentuk-bentuk ragam hias
dari jenis fauna juga berfungsi sebagai simbol-simbol ritual yang ditampilkan
dalam patung. Rumah adat Bali ternyata dibangun sesuai dengan aturan Asta
Kosala Kosali (bagian Weda yang mengatur tata letak ruangan dan bangunan,
layaknya Feng Shui dalam Budaya China). Menurut filosofi masyarakat Bali,
kedinamisan dalam hidup akan tercapai apabila terwujudnya hubungan yang
harmonis antara aspek pawongan, palemahan,
dan parahyangan.
·
Tari
Kecak
Tari
Kecak
Tari kecak, tari kecak ini adalah tarian yang sangat
terpopuler di daerah Pulau Bali. Tarian ini dimainkan oleh puluhan anggota dari
kalangan laki-laki, yang mana tarian ini dimainkan sambil duduk dan melingkar.
Tari Kecak ini menceritakan tentang kisah cerita Ramayana ketika barisan seekor
kera membantu Rama untuk melawan Rahwana. Lagu
yang mengiringi tari kecak ini diambil dari ritual-ritual tarian sanghyang,
yang mana sanghyang ini tradisi tarian dan penari-nya itu akan berada dibawah
alam sadar (Tidak Sadar), melakukan hubungan komunikasi dengan tuhan atau
dengan roh (Arwah) para leluhurnya, lalu menyampaikan harapan-harapan yang di
inginkan-nya kepada masyarakat.
·
Topeng
Topeng
Topeng Bali dibuat dari
bahan kayu. Jenis kayu yang biasanya digunakan sebagai bahan pembuatan topeng
antara lain kenanga dan pule. Topeng menjadi perangkat utama dalam tari topeng, kesenian
drama tari tradisional khas Bali. Dalam tari topeng, setiap pementas atau
penari tampil dengan busana khusus serta mengenakan topeng. Topeng yang
dikenakan oleh seorang penari menunjukkan tokoh yang diperakannya dalam sebuah
pertunjukan. Cerita yang dibawakan dalam tari topeng biasanya berasal dari
riwayat sejarah (babad) atau kisah-kisah legenda. Berdasarkan pada strata sosial
dari lakon yang ditampilkan, topeng dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis.
Jenis-jenis topeng tersebut antara lain topeng keras (sosok petarung), topeng
tua (sosok sesepuh), topeng bondres (rakyat biasa), dan topeng ratu (kalangan
bangsawan).
2.
DKI Jakarta
Daerah Khusus Ibukota Jakarta (DKI Jakarta) adalah ibu kotanegara dan kota terbesar
di Indonesia. Jakarta merupakan
satu-satunya kota di
Indonesia yang memiliki status setingkat provinsi. Jakarta terletak di pesisir bagian barat laut Pulau Jawa.
·
Tari Betawi
Tari Betawi
Tari Betawi merupakan tarian yang berasal dari provinsi DKI
Jakarta. Dimana dalam tarian ini sendiri tentu saja memiliki makna dan juga
arti. Tarian yang ada di provinsi DKI Jakarta ini sendiri tentu saja memiliki
keanekaragaman gerakan yang berbeda dan juga nama yang berbeda. Di daerah ini
sendiri tarian yang biasa dikenal oleh kalangan masyarakat dan sering dilakukan
pada event tertentu seperti penyambutan tamu agung, upacara perkawinan, upacara
keagamaan ataupun yang lainnya. Tarian tersebut antara lain adalah Tari Topeng,
Tari Yapong, Tari Betawi, Tari Ondel-ondel Betawi, Tari Cokek, dll. Dari
beberapa tarian yang telah disebutkan tersebut tentu saja banyak sekali hal
yang berbeda pada tarian tersebut, dari gerakannya sendiri maupun dari makna
yang ada pada tarian itu sendiri.
·
Pakaian Adat
Pakaian Adat
Pakaian
yang dikenakan oleh masyarakat Jakarta dalam keseharian sebenarnya sederhana.
Para pria cukup mengenakan baju panjang baju ini disebut sebagai baju koko, berwarna
polos. Sementara itu, bawahannya celana panjang motif batik sederhana. Tak
hanya itu, ada pula kain pelekat berupa sarung atau bisa diganti dengan
selempang khas Betawi. Selempang ini diselipkan di bagian pundak. Sebagai
pelengkap, para pria mengenakan peci berbahan beludru. Filosofinya yaitu sebagai identitas lelaki rendah hati, sopan, dinamis dan
berwibawa. Sementara para wanita akan mengenakan pakaian sederhana bernama
baju kurung yang memiliki lengan pendek serta kain batik dengan motif geometri
berwarna cerah. Sebagai pelengkap, para wanita akan mengenakan kerudung yang
memiliki warna serasi dengan pakaian yang dipakai.
·Rumah
Adat
Rumah tradisional khas Jakarta dinamakan Rumah
Kebaya. Atapnya berbentuk joglo suatu pertanda ada pengaruh bentuk rumah
tradisonal Jawa. Begitu pula pembagian ruangannya. Ada serambi depan yang
disebut paseban. Tepi paseban dipagari dengan pintu masuk di tengahnya. Pintu
itu diberi ukiran dan tingginya sekitar 80 cm. Sedangkan tepi atapnya diberi
renda seperti kebaya. Paseban berfungsi pula sebagai tempat ibadah. Dinding-dinding
rumah tradisional Jakarta (Betawi), terbuat dari panil-panil yang dapat
dibuka-buka dan digeser-geser ke tepi. Hal ini dimaksudkan untuk mendapatkan
ruangan yang lebih luas, bila suatu waktu diadakan acara selamatan atau hajatan.
Serambi depan dan serambi belakang yang lepas terbuka, merupakan ciri khas pula
dari rumah tradisional Jakarta (Betawi).
3.
Nanggroe Aceh Darussalam
Nanggroe Aceh Darussalam
Aceh merupakan salah satu wilayah Indonesia yang letaknya
berada di bagian paling ujung sendiri dari rangkaian kepulauan Nusantara. Aceh
atau yang juga dikenal dengan Nanggroe Aceh Darussalam merupakan suku pribumi
yang memiliki akar sejarah istimewa bagi Indonesia. Aceh juga mendapat julukan
serambi Mekkah, hal ini dikarenakan Aceh memiliki nilai ideologis islam yang
melekat dan begitu kental dalam kehidupan masyarakatnya.
·Tarian
Adat
Tarian adat dari Aceh yang sangat terkenal adalah Tari Saman.
Tari Saman memiliki unsur-unsur keindahan seni yang unik dan khas. Tarian ini
ditampilkan dengan mengandalkan gerakan tepukan pada tangan, dada tanpa
diiringi alat musik lainnya. Namun meski tanpa alunan musik yang mengiringi,
kepiawian penari membuat tarian ini menjadi pertunjukan yang indah dan menarik.
·Rumah
Adat
Rumah
adat Aceh sendiri dikenal dengan nama Rumoh Aceh atau krong Bade. Ada beberapa
hal yang unik dan menjadi ciri khas dari rumah adat Aceh ini. Salah satunya
bentuk rumah yang seperti panggung dengan berjarak sekitar 2,5 sampai 3 meter
dari atas tanah. Keseluruhan bangunan rumah adat ini juga dibangun dengan
menggunakan kayu. Sedangkan atapnya berasal dari anyaman daun enau atau daun
rubia. Hal yang menjadikan rumah adat ini semakin unik adalah dari segi
penggunaannya, seperti bagian kolong rumah yang digunakan sebagai tempat
menyimpan bahan-bahan makanan sedangkan bagian atas atau panggungnya digunakan
sebagai tempat istirahat atau penerima tamu. Masih ada satu lagi yang menjadi
keunikan mendalam dari Aceh ini yaitu terletak pada jumlah anak tangga yang
mengantarkan pada ruang utama atau panggung. Anak tangga tersebut sengaja
dibuat ganjil yang dimaksudkan sebagai simbol nilai religius Suku Aceh.
·Senjata
Tradisional
Senjata tradisional Suku Aceh dikenal dengan nama Rancong.
Rancong sendiri merupakan senjata yang memiliki ukuran relatif kecil berbentuk
sejenis keris yang mulai dipakai oleh Suku Aceh sejak zaman kesultanan Aceh.
4. Sumatera
Barat
Sumatra Barat adalah salah satu provinsi di Indonesia yang terletak di pulau Sumatra dengan Padang sebagai ibu
kotanya. Sesuai dengan namanya, wilayah provinsi ini menempati sepanjang
pesisir barat Sumatra bagian tengah dan sejumlah pulau di lepas pantainya seperti Kepulauan Mentawai.
·
Rumah Adat
Rumah Adat
Rumah
Gadang atau rumah Godang adalah nama untuk rumah adat tradisional Minangkabau
yang banyak dijumpai di provinsi Sumatera Barat. Rumah ini juga disebut dengan
nama lain oleh masyarakat setempat dengan nama rumah Bagonjong atau Rumah
Baanjuang. Disigi
dari filosofinya, rumah gadang dikatakan gadang (besar) bukan karena bentuknya
yang besar melainkan fungsinya yang gadang. Ini ternukil dalam ungkapan yang
sering kita dengan bila tetua-tetua adat membicarakan masalah rumah gadang
tersebut.
·Tari Tradisional
Salah satu tari tradisional dari
Sumatera Barat ialah tari piring, dimana jumlah penari biasanya bersifat ganjil
antara 3-7 orang, penari pun bisa laki-laki atau perempuan, bahkan bisa
berpasang-pasangan. Awalnya tarian ini dibuat untuk ucapan terima kasih
dari masyarakat setempat karena
hasil panennya melimpah. Ritual pun akan dilakukan dengan membawa sesajen.
Namun ketika agama Islam masuk, ritual itu dijadikan sebuah tarian yang
bersifat menghibur saja. Gerakan tarian ini bersifat dinamis, ciri khasnya para
penari membawa 1 piring di setiap telapak tangannya dan diayun-ayunkan seperti
pada gambar, dimulai dari gerakan lambat hingga gerakan cepat. Diiringi musik
sarunai, talempong, bansi dan saluang. Namun ada syaratnya, piring-piring
tersebut diusahakan tidak boleh jatuh atau lepas.
·
Makanan Tradisional
Makanan Tradisional
Rendang daging adalah
masakan tradisional bersantan dengan daging sapi sebagai bahan
utamanya. Masakan khas dari Sumatera Barat, Indonesia ini sangat
digemari di semua kalangan masyarakat baik itu di Indonesia sendiri
ataupun di luar negeri.
5. Sumatera Utara
·
Rumah Adat
Rumah Adat
Rumah adat
Bolon merupakan sebutan bagi rumah adat suku Batak di Sumatera Utara.
Adanya beberapa sub suku Batak menyebabkan arsitektur rumah adat satu ini
juga terbagi ke dalam beberapa versi. Ada rumah bolon Toba, rumah Bolon Karo,
rumah bolon Simalungun, Rumah bolon Pakpak, rumah bolon Mandailing, dan rumah
Bolon Angkola. Kendati terdapat beragam versi arsitektur, rumah bolon secara
umum memiliki beberapa karakteristik yang membedakan rumah adat Sumatera Utara
ini dengan rumah adat dari provinsi-provinsi lain di Indonesia. Rumah Bolon
merupakan rumah panggung yang hampir seluruh bagiannya dibuat menggunakan bahan
bangunan yang diperoleh dari alam. Tiang penopang rumah yang tingginya sekitar
1,75 meter dari permukaan tanah dibuat dari gelondongan kayu berdiameter >
40 cm, dindingnya terbuat dari anyaman bambu, lantainya terbuat dari papan,
sementara atapnya dibuat dari bahan daun rumbia atau ijuk. Untuk menguatkan
ikatan antar bahan hingga dapat bersatu rumah bolon tidak menggunakan satu paku
pun. Ia dibuat dengan sistem kunci antar kayu yang kemudian diikat menggunakan
tali.
·
Kain
Ulos
Kain
Ulos
Ulos atau sering juga
disebut kain ulos adalah
salah satu busana khas Indonesia. Ulos secara turun temurun dikembangkan oleh masyarakat Batak, Sumatera utara. Dari bahasa
asalnya, ulos berarti kain.
Lalu,
secara filosofis, kita dapat temukan dalam salah satu pepatah Batak. “Ijuk pangihot
ni hodong, Ulos pangihot holong.” Arti dari pepatah ini adalah,
“Jika ijuk adalah pengikat pelepah dan batangnya, maka Ulos adalah pengikat
kasih sayang antara sesama.” Dari pepatah ini kemudian, secara filosofis, Ulos
merupakan simbol dan lambang dari persatuan, kasih sayang dan restu.
·Tari
Tradisional
Tari
Tor-tor merupakan salah satu tarian yang berasal dari suku Batak, Sumatera
Utara. Karena keunikan dan juga nilai filosofis yang terkandung di dalamnya,
tarian ini sekarang sudah dikenal bahkan sampai mancanegara. Menurut
sejarahnya, tari tor-tor sudah ada sejak zaman batak purba. Tarian ini dipakai
untuk tari persembahan bagi roh nenek moyangnya.
Comments
Post a Comment